📏 Satu perangkat,
setiap tugas desain

Konverter PX ke REM

Konversi piksel ke REM dan sebaliknya secara instan, dengan ukuran font dasar yang dapat disesuaikan dan tabel konversi lengkap. Penting untuk CSS yang aksesibel dan skalabel.

English 中文 日本語 한국어 Español Português Français Deutsch العربية हिन्दी ไทย Tiếng Việt Bahasa Русский

📏 Konverter PX ke REM

Panduan Konversi PX ke REM

REM (root em) adalah unit CSS relatif terhadap ukuran font akar dokumen, biasanya 16px. Karena nilai rem ikut berskala dengan pengaturan font browser pengguna, desain yang dibangun dengan rem tetap aksesibel dan proporsional di semua perangkat — berbeda dari nilai piksel tetap.

Masukkan nilai piksel untuk melihat padanan rem-nya, atau ketik nilai rem untuk konversi balik. Sesuaikan ukuran font dasar dengan proyek Anda (beberapa sistem desain memakai akar 10px atau 20px). Tabel mencakup ukuran paling umum, dan perbandingan visual menunjukkan kedua unit tampil identik pada ukuran akar yang sama.

Pro Tips

Frequently Asked Questions

Q: Apa perbedaan REM dan EM?
Apa perbedaan REM dan EM? rem selalu relatif terhadap ukuran font akar (html). em relatif terhadap ukuran font elemen induk, sehingga em bertumpuk di elemen bersarang sementara rem tetap konsisten.
Q: Mengapa memakai REM daripada PX?
Mengapa memakai REM daripada PX? REM ikut berskala dengan pengaturan aksesibilitas pengguna — yang memperbesar ukuran font browser akan melihat semua teks lebih besar. PX tetap dan bisa merusak tata letak atau aksesibilitas. Praktik modern adalah memakai rem untuk tipografi dan spasi.
Q: Berapa ukuran font dasar bawaan?
Berapa ukuran font dasar bawaan? Semua browser utama memakai 16px = 1rem secara bawaan. Jadi pada akar bawaan: 32px = 2rem, 8px = 0.5rem, 24px = 1.5rem.
Q: Bisakah memakai REM di media query?
Bisakah memakai REM di media query? Bisa. Media query yang ditulis dalam rem merespons pengaturan font pengguna, bukan hanya lebar viewport — peningkatan aksesibilitas halus dibanding breakpoint px.
Q: Apakah setiap nilai harus dikonversi manual?
Apakah setiap nilai harus dikonversi manual? Tidak. Alat build modern (PostCSS, Tailwind) menangani konversi otomatis. Gunakan kalkulator ini untuk konversi cepat satu kali dan meninjau CSS tulisan tangan.

Warna Batik Indonesia

Dari coklat sogan hingga biru indigo, warna batik Indonesia mewarisi teknik pewarnaan alami dari daun indigo, kulit pohon soga, dan kunyit. Setiap warna menyimpan filosofi Jawa yang dalam.

Coklat Sogan #8B4513

Warna khas batik klasik dari kulit pohon soga

Biru Indigo #1A3A5C

Pewarna alami dari daun indigo (nila)

Merah Batik #C41E3A

Warna berani khas batik pesisir

Kuning Kunyit #E3A857

Kuning alami dari rimpang kunyit

Hijau Lumut #8A9A5B

Warna alami dari campuran indigo dan kunyit

Ungu Terong #614051

Warna buah terong khas batik Sidoarjo

Krem Batik #F5F0E1

Warna dasar kain mori sebelum dibatik

Hitam Pekat #1B1B1B

Hitam dari getah pohon tingi untuk batik keraton

Biru Langit #4A90D9

Warna langit cerah khas batik pesisir

Oranye Jingga #FF7F00

Warna cerah khas batik kontemporer

Q: Apa itu warna sogan?
Apa itu warna sogan? Sogan (#8B4513) adalah warna coklat khas batik klasik yang dihasilkan dari kulit pohon soga. Warna ini identik dengan batik keraton Yogyakarta dan Solo yang elegan.
Q: Bagaimana warna indigo batik dibuat?
Bagaimana warna indigo batik dibuat? Biru indigo (#1A3A5C) dibuat dari daun indigo (Indigofera tinctoria) yang direndam dan difermentasi. Pewarna alami ini telah digunakan sejak zaman kerajaan Jawa.